oleh

Jumpa pers,  Evaluasi Tahapan Pemilu Tahun 2019,  Ini Kata Corongnya KPU

Soppeng (Sulsel) Mediainfota. Com, Pasca di tetapkannya Caleg Terpilih periode 2019-2024 maka seluruh tahapan Pemilu serentak 2019 telah usai, dan hari ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Soppeng menggelar kegiatan jumpa pers sekaligus mengevaluasi dan atau mereviuw kegiatan pemilu 2019 untuk lebih baik di perhelatan pemilukada kedepan yang di langsungkan di Aula KPU Soppeng, Senin (22/7/2019).

Dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Soppeng Hasbi, S. Sos,  M. Si membuka acara itu yang di hadiri oleh Sekertaris KPU Drs. Mansur, M. Si serta kelima komisioner KPU dan staf Sekretariat.

Selain Komisioner KPU juga di hadiri oleh tiga organisasi pewarta yang ada di bumi latemmamala PWI,  IWO dan IJS.

Pada kesempatan tersebut ketua KPU Soppeng mempersiapkan para komisioner menyampaikan hasil kerja tahapan pemilu masing-masing divisi.

Musakkir, SS divisi tehnis logistik pada penyelenggaraan pemilu menyampaikan bahwa kegiatan jumpa pers ini di rangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada pemenang Lomba selfi dan lomba vlog.

Selain itu dalam rangka untuk menyongsong pilkada 2020 yang tekanannya jauh lebih besar di banding pileg, sehingga musakkir meminta masukan untuk perbaikan kedepan.

Selain di sampaikan tekhnis penyelenggaraan pemilu lalu, Musakkir juga menyampaikan bahwa berbagai dinamika yang terjadi pada pemilu kemarin sampai adanya PSU di 4 kecamatan dengan 7 TPS.

Kata Dia, PSU tersebut berjalan dengan baik sesuai perundang undangan yang berlaku.

Dikatakannya bahwa tidak sampai di situ, masih ada dinamika usai pileg yaitu dengan adanya pengajuan gugatan oleh salah satu kontestan pemilu ke Bawaslu Provinsi.

Dan itu tidak terbukti dengan adanya dugaan penggelembungan suara, ujar
Musakkir yang kelahiran Buriko 18 pebruari 1988 silam.

Kemarin di triple 8 sudah di tetapkan dengan 30 nama caleg terpilih dan akan di usulkan ke gubernur untuk pengucapan sumpah, kata Musakkir.

Terakhir di katakan Harapannya bahwa dengan proses pemilu kemarin jika ada hal yang tidak berkenan mohon di maafkan dan kedepannya untuk pilkada 2020 di harapkan dukungan dari semua pihak termasuk dari pers, tandasnya.

Endra, divisi SDM dan sosialisasi mengatakan bahwa semua tahapan sudah terlaksana, walaupun ada riak namun tak mempengaruhi proses pemilu 2019.

Pada jumpa Pers tersebut,  Endra juga mengatakan bahwa pers adalah kawan kami,  sehingga dirinya mengucapkan trimakasih karena telah memback up penyelenggaraan pemilu 2019.

Di katakannya bahwa Divisi sosialisasi adalah corong KPU dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya sehingga masyarakat bisa menjadi pemilih cerdas dan tidak golput.

Foto : Komisioner KPU, Sekretaris KPU yang di hadiri 3 organisasi pewarta

Divisi SDM dan sosialisasi banyak hal yang di lakukan sejak oktober 2019 di antaranya pada tanggal 15 oktober 2019 mulai sosialisai dalam peningkatan partisipasi pemilih,  baik pemilih pemula dengan program go to school dan go to Kampus.

Juga menyasar ibu-ibu seperti sosialisasi ke ibu bhyangkari,  bkmt, pkk, dan dharma wanita.

Selain itu juga menyasar pada kelompok ormas islam, kelompok tani,  pkk, dan pencinta warung kopi, dan masyarakat di pasar tradisional, pungkasnya.

Usai penyampaian dari divisi SDM dan sosialisasi di lanjutkan dengan penyampaian dari divisi program data dan SDM Andi Raihana, S. Pdi,  M. Pdi serta divisi hukum yang merupakan selimutnya KPU.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA BERITA LAINNYA :