Home / NASIONAL

Kamis, 26 November 2020 - 18:27 WIB

Menteri PPN Usulkan Pelabuhan Ambon Eksisting Menjadi Pelabuhan yang Mendukung Sektor Pariwisata

Mediainfota.com, Bali-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menghadiri rapat bersama Gubernur NTT dan Gubernur Maluku dalam rangka pembahasan Pengembangan Pelabuhan Indonesia Bagian Timur, di Nusa Dua, Bali, pada Hari Kamis (26/10/20).

Saat ini, kondisi rute pelayaran nasional terdapat lebih dari 132 rute yang beroperasi, namun hanya 23% yang merupakan looping services (Pendulum), sisanya 77% merupakan port to port service sehingga jaringan pelayaran kurang efisien. Agar menjadikan pelabuhan sebagai faktor pendukung perekonomian, maka dibutuhkan pengembangan pelabuhan utama sehingga dapat meningkatkan standar kinerja pelabuhan dan jaringan pelayaran dapat berjalan lebih efisien.

Untuk permasalahan tersebut, pemerintah berencana akan membangun jaringan terpadu guna pengembangan kluster pertumbuhan ekonomi. Pengembangan ini terbagi dua yakni IPN dan IAN. IPN atau Jaringan Pelabuhan Terpadu memiliki standarisasi 10 pelabuhan hub, aktivitas rute pendulum dengan kapal besar, dan integrasi dengan kawasan industri. Sedangkan Jaringan Bandara Terpadu (IAN) memiliki integrasi konektivitas dan management antara hub bandara dengan kawasan pariwisata prioritas.

Salah satu pengembangan kawasan pelabuhan yang telah berjalan ialah Pengembangan Pelabuhan Perikanan. Di Indonesia sendiri terdapat 538 lokasi pelabuhan perikanan yang melayani kegiatan perikanan di wilayah laut. Dari jumlah tersebut, 113 pelabuhan perikanan telah ditetapkan kelasnya.

“Dari Pelabuhan Perikanan, 9 diantaranya terdapat di wilayah Maluku dan Papua yang telah ditetapkan kelasnya. Lahan Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon seluas 5,3 Ha, panjang dermaganya sebesar 498 m, mampu menampung kapal dengan kapasitas 30 s/d 150 GT sebanyak 119 unit kapal,” ujar Menteri.

Pengembangan pelabuhan perikanan ditujukan untuk mewujudkan konektivitas agar kegiatan ekspor ke luar negeri dapat berjalan dengan baik dan efisien. Nantinya, Pelabuhan Perikanan Ambon akan terhubung dengan Pelabuhan Hub Baru Ambon.

“Pelabuhan baru Ambon terpadu dan pelabuhan perikanan menjadi titik konsolidasi barang termasuk hasil perikanan di kawasan timur (Maluku, NTT dan Papua). Berfungsi sebagai sub Hub,” ungkap Menteri.

Namun, pelabuhan Ambon eksisting tidak dapat lagi dikembangkan karena keterbatasan lahan, dengan kapasitas maksimum hanya untuk 250.000 TEUs/tahun. Selain itu, tidak adanya Pelabuhan hub di timur mengakibatkan ketergantungan pada hub di barat (Surabaya) yang lokasinya sangat jauh.

Untuk itu, pemerintah mengusulkan adanya usulan lokasi pelabuhan Hub Baru Ambon yakni Newport Tulehu yang jaraknya 26 km dari Pelabuhan Ambon existing.

Menurut Menteri, keberadaan Pelabuhan Ambon Existing nantinya berpotensi dikembangkan menjadi pelabuhan yang dapat mendukung sektor pariwisata.

“Pelabuhan Ambon eksisting dapat ditransformasi dan dikembangkan sebagai pelabuhan pariwisata yang terintegrasi dengan fasilitas komersial dan pariwisata seperti hotel, restoran, marina, kapal ferry, kapal pesiar, sebagai bagian dari revitalisasi pusat Kota Ambon,” ungkap Menteri.

Kamis, 26 November 2020
Tim Komunikasi Publik
Kementrian PPN/Bappenas
https://linktr.ee/suharsomonoarfa

Follow:
Instagram Menteri PPN: @suharsomonoarfa
Twitter Menteri PPN: @Suharso_M
Fanpage Menteri PPN: Suharso Monoarfa

Publish : wandi

loading...
loading...

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

Berita

Perjuangkan Masalah Pendidikan, PP GMKI Temui Mendikbud

Berita

PNS Soppeng Dibekali Latihan Menembak

Berita

Satgas TMMD Kodim 1424 Kab. Sinjai Gelar Bakti Sosial Pengobatan dan Khitanan Massal Gratis

BREAKINGNEWS

Respon Ketua DPR RI Atas Isu-Isu Aktual

NASIONAL

Bamsoet Harap Makin Banyak Perusahaan Nasional Go Public

NASIONAL

Presiden Jokowi, Jika bisa bertemu dengan Prabowo Subianto akan dilihat baik oleh Rakyat

Berita

Perjuangan Satgas TMMD Kodim 1424 Kab. Sinjai bersama Warga Tak Kenal Lelah

NASIONAL

Hari Sumpah Pemuda, Kapolri Ajak Semua Pihak Bersatu Melawan Pandemi Covid-19