Home / SOPPENG

Senin, 22 Februari 2021 - 16:17 WIB

Pembelajaran Tatap Muka di Soppeng Dilaksanakan 1 Maret 2021, Semua Guru Wajib Tes Rapid Antigen

Mediainfota.com, Soppeng-Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Soppeng menggelar Rapat Evaluasi Satgas Covid-19 Kab. Soppeng dengan Agenda rencana Pembukaan Pendidikan (Tatap Muka Madrasah, SMA/sederajat dan SLB) dan tempat pariwisata di Kab. Soppeng di Aula Kodim 1423 Soppeng, Senin 22 Februari 2021.

Pemimpin Rapat Ketua Harian Satgas Covid-19 Kab.Soppeng, Letkol INF. Richard Maribot Butarbutar, S. AP, M. Tr(Han) menyampaikan Proses pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 01 Maret 2021. Sebelum proses belajar mengajar dilaksanakan, pada tanggal 25-26 Februari 2021 semua guru diwajibkan melakukan tes Rapid Antigen yang dilaksanakan secara gratis oleh Pemda.

” harapan saya, sebelum proses belajar mengajar dilaksanakan diharapkan agar membuat surat rekomendasi isin dari orang tua, karena hal ini sangat penting”, ujarnya.

Lanjutnya, untuk para guru atau siswa yang pernah melakukan perjalanan ke daerah Zona Merah 1 Minggu sebelum tatap muka dimulai, diharapkan melakukan isolasi mandiri selama satu minggu sebelum masuk ke Sekolah.

H. Fitriadi, S.Ag, M.Ag selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Watansoppeng, Dalam persiapan tatap muka langsung khusus untuk Madrasah ada 4 sekolah yang akan dibuka yaitu MTs DDI Malongka, MTSN Soppeng, MTs DDI walimpong dan MTS Yasrib Lapajung

pada kesempatan ini menjelaskan tentang bagaimana mekanisme selama kegiatan proses belajar mengajar yang tetap mengacu kepada aturan protokol kesehatan. Untuk ke empat sekolah yang akan melaksanakan proses pembelajaran tatap muka, kami akan mengawal untuk melihat apakah mekanisme protokol kesehatan yang telah dibuat dapat berjalan dengan benar dan baik.

Khusus untuk Pondok Pesantren, tidak ada lagi jadwal kunjungan untuk orang tua siswa.

Untuk kegiatan keagamaan dalam menyambut Bulan Suci kami memberikan himbuan kepada seluruh Mesjid yang ada di Kab. Soppeng untuk tetap optimis melaksanakan ibadah dengan ketentuan tetap memperketat protokol kesehatan, diantaranya
memiliki bilik desinfektan di pintu masuk masjid, membawa alat sholat sendiri khususnya sejadah, tetap menjaga jarak saat sholat, dan menghimbau agar para khotib dalam menyampaikan dakwanya tetap membahas masalah kesehatan.

Hj. Awaliyah, S.Pd, M.Pd selaku Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah Provinsi Sulawesi Selatan wilayah Soppeng/Wajo.
– Untuk tatap muka SMA / SMK akan dilaksanakan untuk kelas XII saja dengan pertimbangan karena akan melaksanakan proses
kelulusan. Serta pada kesempatan ini menjelaskan bagaimana garis besar SOP wilayah 4 Disdik Provinsi Sulawesi Selatan.

khusus untuk Kab. Soppeng, ada 12 SMA, 10 SMK dan 5 SLB yang akan melaksanakan sekolah tatap muka sesuai dengan SOP yang telah dibuat.

Para Pemuka Agama se Kabupaten Soppeng akan tetap melaksanakan proses ibadah berdasarkan keyakinan masing-masing serta akan tetap mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh instansi terkait.

Turut hadir, para kepala SKPD terkait, para Camat menyertakan 1 orang Pelaku UMKM, Pengawas SMA/SMK Kab. Soppeng, Ketua NU Kab. Soppeng, Ketua Muhammadiyah Kab. Soppeng, Pendeta Gereja Kabupaten Soppeng dan Jubir penanganan Covid 19 Kab. Soppeng

Publish : wandi

loading...
loading...

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

Berita

Dinbudpar Loloskan 5 Personil POL PP Pariwisata, Perlu Bekal Bahasa Asing

SOPPENG

Kunker Ke Soppeng, Kajati Sulsel Ingatkan Jaksa Tidak Main-Main Dengan Pemda

SOPPENG

PC IBI Kabupaten Soppeng Akan Buka Praktek Mandiri

SOPPENG

PJS Bupati Soppeng Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Kemendagri RI

SOPPENG

Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Donri Donri Diresmikan

NASIONAL

Cinta NKRI, Perantau Muda Papua di Soppeng “Kibarkan Sang Saka Merah Putih”

SOPPENG

Satgas TMMD 106 dan Warga Telah Merampungkan Plat Dekker

SOPPENG

PJS Bupati Soppeng Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi di Kecamatan Donri-Donri