Home / MAKASSAR

Rabu, 10 Juni 2020 - 00:35 WIB

Polda Sulsel Tindak Tegas Oknum Yang Mengambil Paksa Jenazah di Beberapa RS Di Makassar

MAKASSAR – Polda Sulsel membuktikan Bahwa jajarannya menindak tegas oknum warga yang mengambil paksa jenazah terduga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di rumah sakit.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan tim penyidik kasus pengambilan paksa jenazah Pasien Covid 19 beberapa Rumah Sakit di Makassar telah melaksanakan gelar perkara diruang Dirreskrimum Polda Sulsel dipimpin langsung Dirreskrimum Polda Sulsel dan juga dihadiri para Kasubdit, Kabag Wasidik, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar dan seluruh penyidik yang menangani tersebut

“Ya dilakukan gelar perkara oleh penyidik Terhadap kasus pengambilan paksa jenazah di Rumah Sakit Dadi Makassar, RS. Stella Maris, RSLabuang Baji, RS. Bhayangkara, dan prosesnya dinaikkan dari Penyelidikan ke Penyiidikan dan menetapkan tersangka,”ungkap Ibrahim Tompo

Kabid Humas kemudian menyebut, Kasus pengambilan paksa Jenazah di RS. Dadi , Makassar, Polisi telah mengamankan 25 orang dan telah menetapkan 2 terangka yaitu SA, dan MR . Untuk Kasus di RS. Stella Maris diamankan 1 tersangka yaitu AW. Sedangkan Kasus di RS. Labuang Baji, Polisi sementara ini mengamankan 5 orang tersangka.

“Kemungkinan para tersangka akan bertambah karena akan dilakukan penangkapan terhadap para pelaku, tim gabungan dilapangan sudah dibentuk yaitu terdiri dr tim resmob polda, brimob, shabara polda, jatanras polrestabes Makassar,” ungkap Kabid Humas

Menurut Ibrahim, Para tersangka pengambil paksa jenazah di Rumah Sakit ini akan dikenakan Pasal yang diterapkan yaitu pasal 214, 335, 207 KUHP dan pasal 93 UU no 6 thn 2018 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara

“Jadi sekali lagi, saya harap masyarakat jangan lagi ada yang melakukan pengambilan paksa jenazah tersebut, karena polisi pasti bertindak, bahkan tim gabungan dilapangan sudah dibentuk yaitu terdiri dari tim Resmob Polda Sulsel, Brimob, Sabhara Polda Sulsel, dan Jatanras Polrestabes Makassar untuk menangkal kejadian seperti ini terjadi lagi, tindakan tegas dan penegakan hukum tersebut dilakukan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas, agar tidak ada lagi aksi yang menjadi potensi penyebaran covid 19 ,” tegas Kabid Humas

Laporan : SUFRI

loading...
loading...

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

MAKASSAR

Parlin Jumanti Siahan Temui Gubernur Sulsel, Ini Agendanya

MAKASSAR

Malam Pisah Sambut, Irjen Pol Hamidin Akan Bertugas Sebagai Kapolda NTT

MAKASSAR

Kadis Kominfo Tekankan ASN Bekerja Maksimal

MAKASSAR

Unit patroli Biring 32 Polsek Biringkanaya melaksanakan patroli dan pemantauan di seputaran wilayah hukum polsek Biringkanaya Polrestabes Makassar.

MAKASSAR

IOF Pengda Sulsel Ajak Gubernur Ikut Event di Bulan Desember 2019

MAKASSAR

Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 Dilaksanakan 15 Februari sampai 31 Maret

Berita

Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Mamajang Rutin Patroli Himbau Masyarakat

Berita

Partisipatif Otoritas Pelabuhan Utama Makassar Pada Jumat Bersih Di Pelabuhan Paotere Menuju Pelabuhan Sehat