Home / NASIONAL

Kamis, 23 Juli 2020 - 20:38 WIB

Presiden Jokowi Dukung Penuh Fase Uji Klinis Vaksin Covid-19

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menerima tim uji klinis vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Unpad beserta pihak Bio Farma dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 21 Juli 2020.

“Kami baru saja selesai rapat bersama Bapak Presiden. Rapat ini kita fokuskan tadi mengenai vaksin yang selama ini mungkin masyarakat dan media sangat menunggu. Insyaallah ujungnya ada jalan,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir yang dalam pertemuan tersebut mendampingi Presiden.

Kepala Negara amat mendukung fase uji klinis yang akan dilakukan terhadap vaksin untuk Covid-19 dan siap memberikan bantuan dukungan dan sarana yang diperlukan.

Kepala tim uji klinis dari FK Unpad, Prof. Kusnandi, mengatakan bahwa pihaknya amat optimistis dengan keberhasilan uji klinis tersebut oleh karena dukungan dan bantuan yang disiapkan oleh Presiden.

“Kita semua sudah ketemu dengan Pak Presiden. Beliau sangat mendukung uji klinis vaksin ini dan akan membantu apapun kebutuhannya sehingga kami sangat optimistis. Kami rencanakan uji klinis ini selesai bulan Januari,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan akan segera menyiapkan kebutuhan dari sisi penganggaran untuk mendukungnya. Pihaknya juga akan langsung berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait hal itu.

Untuk diketahui, uji klinis vaksin Covid-19 tersebut saat ini sudah berada pada tahap ketiga dengan melibatkan 1.620 sukarelawan. Hasil uji klinis tersebut nantinya akan dibandingkan dengan hasil uji klinis yang sama di berbagai negara.

Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito, memastikan bahwa proses dan protokol fase uji klinis tersebut akan mendapatkan pendampingan ketat dari pihaknya. Selain itu, BPOM juga akan mempercepat pemberian izin edar apabila vaksin tersebut dinyatakan lolos uji klinis.

“Ini adalah tahap yang paling penting dan sudah tahap lanjut, artinya sudah hampir kita sampai pada menemukan dan memproduksi vaksin tersebut. Tentu saja Badan POM menjamin protokol dari uji klinis ini adalah valid,” tuturnya.

Lebih jauh, Kepala Negara juga menugaskan Bio Farma untuk memastikan kapasitas produksinya dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri selepas uji klinis dilakukan.

“Sesuai arahan Pak Presiden kami dari Bio Farma mendapat tugas untuk memastikan kapasitas produksi vaksin ini bisa dikelola dengan baik. Sampai saat ini kami sudah menyiapkan 100 juta dosis per tahun dan kita akan expand menuju 250 juta dosis per tahun,” ungkap Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir.

Laporan : SUFRI

loading...
loading...

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

NASIONAL

Bupati Tolikara Perintahkan Seluruh Pimpinan OPD agar Pengelolaan Dana DAK tidak Diproses

Berita

Pengaduan Masyarakat Aceh Terhadap Denny Siregar Segera Diproses Bareskrim Polri

NASIONAL

Komjen Pol Agus Andrianto: Pentingnya Sinergitas dalam Mencegah dan Menanggulangi Covid-19

NASIONAL

Respon Ketua DPR RI Atas Isu-Isu Aktual

NASIONAL

Bamsoet: Advokat Harus Mampu Manfaatkan Kemajuan Teknologi di Bidang Hukum

Berita

Kades Berinovasi, Bupati Wajo Puji Sandingan Dengan Alat Teknologi Yang Ada

NASIONAL

Perencanaan Briefing dan Pelaporan Temuan Selalu Ter-Update Secara Efektif, Ini Kata Dede

Berita

Aksi Heroik Satnarkoba Polres Jakbar Ungkap Pengedar Narkoba Jaringan Internasional