oleh

Program Readsi Dapat Ciptakan Petani Aktif Yang Berpotensi Sebagai Agen Perubahan

Mediainfota.Com .Com – Gowa (Sulsel), Seperti yang kita ketahui tujuan utama readsi adalah pemberdayaan rumah tangga di perdesaan di lokasi program baik secara individu maupun kelompok dengan keterampilan membangun rasa kebersamaan. Jum’at. 06/09/2019.

Sasaran Program READSI adalah petani, termasuk Petani miskin yang aktif dan memiliki sumberdaya (lahan) yang berpotensi untuk meningkatkan taraf hidupnya dengan bantuan program, Petani aktif dan memiliki potensi sebagai ‘agen perubahan’ untuk memotivasi petani lainnya terutama kelompok miskin dan memperbaiki penghidupannya, Petani yang tidak memiliki lahan, petani pemilik lahan sempit dan kepala keluarga perempuan yang akan dilibatkan secara langsung dalam usaha pengembangan lahan pekarangan, nomfarm, kegiatan perbaikan gizi dan kegiatan pengelolaan keuangan.

Menurut Dr. Ir Siti Munifah, M.Si Sekertaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) saat memberikan materi Kebijakan kepada seluruh peserta pelatihan Program READ-SI di Aula Hasanuddin BBPP Batangkaluku menjelaskan bahwa terdapat 3 hal yang menjadi hal penting untuk penyuluh pertanian pendamping di Era 4.0 yaitu : (1) Kita di haruskan untuk bertindak Cepat, (2) Saling berKolaborasi, dan (3) Mellek Teknologi Informasi.

“Dan sebagai penyuluh pertanian yang siap akan era 4.0 kita harus menghentikan kebiasaan protes sana-sini, dan mari kita lebih menunjukkan aksi perubahan kita ke lingkungan petani – petani yang kita bina”, katanya lagi.

Kita juga harus lebih berbenah diri dengan pemanfaatan teknologi, menggunakan teknologi dengan lebih postif, produktif dan sebagaimana mestinya. Saling berbagi/mencari pengetahuan baru, dibandingkan menyebarkan berita yang tidak diketahui kebenarannya (hoax).

“Indonesia merupakan negara yang paling beruntung. Kenapa dikatakan seperti itu??. Karena Matahari kita peroleh 8 jam lebih, oleh karena itu upaya peningkatan dan pemanfaatan Sumber Daya Alam mampu meningkatkan produktifitas, apalagi itu di dukung oleh penyuluh pendamping yang kompeten. Bersama kita bisa meningkatkan pendapatan petani dengan peningkatan produktifitas”, tutupnya.(**/Al AzIz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA BERITA LAINNYA :