Home / SOPPENG / Uncategorized

Kamis, 29 April 2021 - 10:17 WIB

Satgas Covid-19 Kabupaten Soppeng Akan Berlakukan Pengetatan Mudik di Perbatasan, Catat! Ini Jadwalnya

Perbatasan Soppeng-Bone, Amessangeng

Perbatasan Soppeng-Bone, Amessangeng

Mediainfota.com, Soppeng-Satgas percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng memutuskan untuk memberlakukan pengetatan pemudik mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Sebagaimana tertuang dalam petunjuk teknis pelaksanaan pembatasan kegiatan peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 H dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadhan di Kabupaten Soppeng.

Pengetatan wilayah perbatasan tersebut dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Menteri (PM) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri 1442 H/Tahun 2021. Dimana di dalam peraturan tersebut, Pemerintah resmi melarang warga melakukan mudik Idul Fitri untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Menjelang lebaran, maka akan dilakukan penutupan perbatasan di beberapa pos yaitu pos Bulu dua, Ammesangeng, Baringeng, Lompulle, Laringgi, dengan penempatan pos tepat berada di gerbang perbatasan” ungkap wakil Bupati Soppeng saat memimpin Rapat mengenai pengendalian transportasi selama masa Idul Fitri tahun 1441 H. Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid 19 di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Selasa 27 April 2021.

Berikut ketentuan dalam pengetatan wilayah perbatasan soppeng :

a. Setiap orang yang dijinkan melakukan perjalanan harus memiliki surat ijin perjalanan tertulis atau surat ijin keluar/masuk (SIKM).

b. Setiap orang dilakukan pembatasan kegiatan perjalanan mudik di Kabupaten Soppeng kecuali untuk :
1. Kendaraan distribusi logistik.
2. Kelompok masyarakan dengan keperluan nonmudik seperti bekerja atau perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi 1 orang dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang.

c. Setiap orang/pelaku perjalanan lintas provinsi/kabupaten/kota akan dilakukan pemeriksaan dokumen administrasi berupa surat keterangan uji rapid tes antigen covid-19 dengan hasil non reaktif 1 x 24 jam sebelum memasuki wilayah Kabupaten Soppeng

Selain itu bagi pelaku perjalanan yang tidak memiliki dokumen administrasi di persilahkan putar balik atau siap dikarantina mandiri selama 5 x 24 jam dan biaya karantina di bebankan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan lintas Kabupaten/Kota.

Wandi

loading...
loading...

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

SOPPENG

Sarianto Sebut Informasi Masyarakat Dapat Memperkaya Kebijakan Publik

MAKASSAR

Wujud Sinergitas, TNI Polri Dan Masyarakat Gelar Olahraga Bersama

SOPPENG

Perbatasan Soppeng Kembali Akan di Perketat

SOPPENG

Warga Soppeng Akui Kesungguhan AKAR-LHD Membangun Soppeng ke Arah Lebih Baik

SOPPENG

Pemkab Soppeng raih WTP atas penilaian LKPD 2018 oleh BPK

SOPPENG

Andi Kaswadi Razak Hadiri Rapat Paripurna pembicaraan Tingkat II DPRD Kabupaten Soppeng

SOPPENG

Gelar Vicom Dengan Dandim 1423/Soppeng, Danrem 141/Tp Imbau Personil Agar Tetap Jaga Disiplin Keprajuritan

SOPPENG

Pemerintah Desa Sering Gelar Musdes Rancangan Perubahan APBDes TA.2020