Home / NASIONAL

Jumat, 15 Januari 2021 - 10:38 WIB

Warga Halmahera Barat Rasakan Guncangan Gempa M5,0

Mediainfota.com, Halmahera Barat-Kamis, 14 Januari 2021 BPBD Kabupaten Halmahera Barat melaporkan warganya merasakan guncangan gempa magnitudo 5,0. Gempa terjadi pada tengah malam, Kamis (14/1), pukul 00.33 WIB. Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa tidak memicu terjadinya tsunami.

Warga Halmahera Barat merasakan guncangan sedang dengan durasi 5 detik. Guncangan sempat memicu kepanikan warga setempat. Masyarakat panik hingga keluar rumah.

Pascagempa, pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat menginformasikan kondisi sudah kembali normal.

Warga segera kembali ke rumah dan situasi kondusif.

Dilihat dari peta guncangan dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, gempa M5,0 memicu kekuatan guncangan II – III MMI di Tobelo, Galala dan Morotai. Skala Mercalli tersebut merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa.

Deskripsi BMKG pada skala III MMI menunjukkan adanya getaran dirasakan nyata di dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Sedangkan II MMI, ini menunjukkan adanya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi pusat gempa dengan kedalaman 10 km berada di laut 30 km tenggara Tobelo, Maluku Utara.

Provinsi Maluku Utara teridentifikasi memiliki 10 kabupaten dengan potensi bahaya gempa bumi kategori sedang hingga tinggi.

BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga dalam menghadapi potensi bahaya gempa bumi.

Masyarakat dapat mengakses aplikasi InaRISK melalui telepon pintar untuk mengetahui risiko bahaya di sekitar.

Langkah mengetahui risiko belum cukup, segera diskusikan di antara anggota keluarga terkait antisipasi atau langkah pencegahan di dalam keluarga.

Langkah sederhana yang dapat dilakukan misal menyiapkan tenda keluarga, tetap menempelkan kunci pada daun pintu, menempatkan perabot dengan tidak menutup akses keluar rumah, menetapkan titik kumpul yang aman hingga menyiapkan tas siaga bencana yang berisi obat-obatan, makanan ringan dan minum.

Ingat, di berbagai peristiwa gempa bumi, banyak korban jiwa terjadi akibat reruntuhan bangunan yang dipicu guncangan gempa, dan bukan gempanya.

(red)

loading...
loading...

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

NASIONAL

Menteri PPN Usulkan Pelabuhan Ambon Eksisting Menjadi Pelabuhan yang Mendukung Sektor Pariwisata

NASIONAL

Anugerah Paramakarya 2019 di Terima Gubernur Sulsel

Berita

Jelang HUT Bhayangkara Ke 73 Polres Madina Kunjungi Panti Asuhan

NASIONAL

Bamsoet: Perlu Dibentuk Badan Penerimaan Negara Dibawah Presiden

Berita

Jalani Vaksin Covid Tahap Ke II, Kapolres Tana Toraja: Jangan Takut Di Vaksin, Semuanya Baik Baik Saja

Berita

Danrem 141 /Toddopuli Ketua Tim Penyusun Story Line Jenderal Purnawirawan M Yusuf

NASIONAL

Polisi Bubarkan Kerumunan Lomba Layang-Layang di Perumahan Soul City

NASIONAL

Bupati Tolikara Perintahkan Seluruh Pimpinan OPD agar Pengelolaan Dana DAK tidak Diproses